Kampung Naga — pemandangan desa tradisional

Mari lihat lebih dekat

Galeri

Kampung Naga

Tentang
Kampung Naga

Tersembunyi di lembah Sungai Ciwulan, Tasikmalaya, Kampung Naga adalah simbol harmoni antara manusia dan alam. Tanpa listrik dan teknologi modern, masyarakat adat di sini secara konsisten memegang teguh adat istiadat dan kehidupan tradisional leluhur, menjadikannya desa ekologi paling autentik yang tersisa di Jawa Barat.

Pemandangan Kampung Naga dari ketinggian
Tumpukan kayu di belakang rumah adat

Tumpukan Kayu

Persediaan kayu untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat adat.

Terbang & Angklung

Terbang & Angklung

Alat musik tradisional Sunda yang masih dilestarikan.

Bedug & Kentongan

Bedug & Kentongan

Penanda waktu ibadah masyarakat adat Kampung Naga.

Dapur Tradisional

Dapur Tradisional

Tungku kayu bakar untuk memasak sehari-hari.

Seni Musik Tradisional

Seni Musik Tradisional

Latihan seni musik untuk Kirab Budaya Binokasih.

Atap Ijuk

Atap Ijuk

Atap ijuk menjadi ciri arsitektur Kampung Naga.

Sungai Ciwulan

Sungai Ciwulan

Kehidupan masyarakat berdampingan dengan Sungai Ciwulan.

Bale & Masjid

Bale & Masjid

Pusat kegiatan sosial dan ibadah masyarakat adat.

Setapak

Setapak

Permukiman rapat mencerminkan kedekatan antarwarga.

Lumbung

Lumbung

Tempat penyimpanan hasil alam kebutuhan bersama.

Ratusan Tangga

Ratusan Tangga

Akses menuju Kampung Naga melalui ratusan tangga.

Bale

Bale

Interior bale sebagai ruang pertemuan masyarakat.

Anyaman

Anyaman

Kerajinan anyaman sebagai keterampilan utama masyarakat.

Hidup Sederhana

Hidup Sederhana

Kehidupan sederhana mempererat nilai kekeluargaan masyarakat.

Punya pertanyaan lain?

Hubungi Kami